Minggu, 16 Februari 2014

PIT-STOP, ULUWATU

Gue seneng banget waktu denger PIT-STOP mau buka di daerah uluwatu, karena counter burger mereka yang di Petitenget itu juara banget. Biarpun cuma counter kecil aja di pinggir jalan, tapi rasanya ga kalah sama resto. Dan satu lagi, yang paling penting mereka buka aja gitu sampe dini hari. Seruuu kan?!



Nah untuk yang di uluwatu ini, konsepnya adalah resto, jadi pastinya pilihan menunya lebih banyak, ga cuma burger aja. Ada juga beragam breakfast menu ( beneran deh varian nya sangat tidak standar), juga ada menu Mexican Food, Wraps, Subs dan Grilled.


Favorit gue buat menu sarapannya adalah CORN CAKES (35K). Dua dadar jagung (dadar ya bukan perkedel) yang ditasnya ditaroin sautéed spinach dan grilled herbs tomato, plus ditemenin two sunny side up eggs. Jadi kalo bosen sama menu sarapan yang itu-itu aja,  ini jelas bisa jadi pilihan utama. Dan bisa dipesen sepanjang hari pula, senangnya!


Tapi kalau kangen sama subs (yang agak susah ditemuin di bali), lo bisa pesen CHICKEN PARMESAN SUBS (48K). Breaded chicken fillet yang ditumpuk sama melted cheese, lettuce dan tomato plus dikasih tambahan herb’s aioli dan secret tomato sauce. Ngebanyanginnya aja udah rame banget yak. Dan pas dia datang, wuihhhh….porsinya besarrrr! Kejutannya adalah di roti yang memang mereka buat sendiri, jadi walau tampilannya roti itu mirip sama focaccia, tapi empuknyaaaa ga bakal lo temuin dimana-mana deh.


Atau mau coba wraps-nya? Waktu gue kesini, temen gue yang lagi mulai hidup sehat dan ga terlalu laper pesen VEGETABLE ENCHILADAS (38K). Ternyata niat ngemilnya dia buyar saat pesenannya dateng. 2 roll tortilla jumbo (inget, jumbo loh, lebih gede daripada ukuran besar ya maksudnya) yang diisi sama beans, lettuce, guacamole, hot salsa, enchilada sauce dan disiram sama melted cheese sepanjang badan. Asli, kita aja sampe terpana abis-abisan ngeliatin kedatangannya. Dan serunya lagi, pas dipotong dan dimakan, rasa sayurannya ngumpet banget dibalik keju dan saus enchiladanya. Ga kebayang kalau isinya ayam atau daging, ditanggung pol pasti puasnya.



Untuk minuman, gue nyoba PURPLEPINE (35K). Healthy juice ini terdiri dari blueberry, pineapple dan organic wheatgrass. Surprisingly rasanya enakkkkkk. Buat gue yang ga suka bebauan jamu atau bau apalah yang aneh-aneh, minuman sehat yang satu ini drinkable bangettt.

Tapi kalau mau nyoba smoothies nya juga seru lho. Pilihan temen gue sih jatuh ke STRAWBERRY BLAST (35K). Fresh strawberries yang diblend sama orange juice, crushed ice dan madu. Jadi rasanya ga strawberry banget. Ada hint rasa jeruknya juga. Seru lah pastinya.

Dan kalau mau pesen shakes, mereka juga punya yang rasanya ga standar lhooo ( vanilla/chocolate/strawberry/25K). Ada CHUNKY MONKEY (32K) yang campuran peanut butter-chocolate ice cream-banana-milk. Ada OREO COOKIES (30K) yang campuran blended oreo-vanilla ice cream-milk. Atau KIT KAT (32K) yang isinya blended kit kat- vanilla ice cream -milk. Sluuurppp...ditanggung juara lah rasanya.

Hmm…jadi selalu ada alesan buat ke daerah bukit tanpa  harus punya plan ke pantai deh! Dan ga perlu bingung buat ngisi perut sepulang dari explore pantai di atas sana…yiayyyy!

Eh tambahan, konon rencananya mulai Maret akan dibuka 24 jam...SUPER YIAYYYY!!


Pit-Stop  Uluwatu
Jl. Raya Uluwatu
Phone: 0361-5521659




Minggu, 02 Februari 2014

FAYOLA ,SEMINYAK

Vegetables are a must on a diet. I suggest carrot cake, zucchini bread, and pumpkin pie.
– Jim Davis


Another tiny and comfy café were found !! My kinda favorite thing...

Kalau lo strolling around di seminyak, wajib hukumnya buat mampir di Fayola. Mau ngemil, ngopi ataupun makan berat, semua disediain disini.


Lokasinya di gang depan restoran jepang Ryoshi seminyak, gang 14 namanya.

Sofa kulit khas Inggris dan meja-meja kayu tua serta sapaan ramah pemiliknya (kalo lo dateng di pagi-siang hari) akan menyambut begitu lo buka pintu, bikin betah deh pastinya. Menu andalan yang mereka tulis di dinding juga terlihat unik dan seru.


Kalo belom sempet sarapan, lo mesti coba EGG BENEDICT-nya (45K). Toasted muffin yang digulung sama bacon dan saus hollaindaise yang special pasti bikin perut lo seneng banget deh.


Atau mau yang agak lebih berat sedikit? Ada JACKET POTATO (35K). Kentang yang dibakar barengan cheese dan red bean, berpadu harmonis sama salad gurih di sekelilingnya.


Masih kurang berat? Silahkan coba CHICKEN BREAST (60K), dada ayam yang dipanggang dan ditaruh di atas tumpukan bayam rebus dan kentang bakar ini bumbunya sangat special lho. Soalnya saus yang dipakai adalah saus ala Indonesia, yaitu saus kalio. Saus tradisional asal Sumatra yang gue yakin deh pasti bisa dimakan dan disukai juga sama yang bukan asalnya dari Sumatra atau Indonesia. Karena rasanya walaupun cukup tasty tapi masih sangat aman buat lidah bule. Atau bisa juga dibalik pengertiannya, walaupun aman buat lidah bule tapi cukup kental rasa indonesianya. A must try deh pokoknya!


Buat minuman ada smoothies  jagoannya disana. Namanya GROOVY GREEN SPINACH (30K). Jangan takut dulu sama judulnya, walaupun warnanya hijau royo-royo tapi rasanya fruity banget. Karena selain bayam, campurannya ada pisang, apel dan yogurt. Cocok  banget deh buat yang mulai hidup sehat tanpa meninggalkan kenikmatan rasa duniawi.



Atau mau ngopi aja? Bisa bangetttt, kopi impor yang mereka pakai cukuplah untuk menjamin rasa yang enak.


Temen minum kopinya bisa savoury atau sweets...terserah mau yang mana, dua-duanya endes soalnyaaaa. Koroke dan carrot cake nya recomended bangetssss.

Koroke gendut yang enak itu menurut gue sih lebih enak kalo dicelup ke saus asam manisnya daripada ke mayo. Anyhow, apa aja celupannya sih, si koroke gendut ini worth to try.


Dan yang pasti ga bole dilewatin adalah dessertnya. Homemade CARROT CAKE (25K) nya juara kelasssss! Kelembutan cake-nya bener-bener bikin melayang. Apalagi toppingnya bukan cuma cream cheese aja, tapi ada juga potongan walnut yang crunchy
This is definitely my favorite carrot cake around Seminyak!!



FAYOLA

Jl. Raya Seminyak Gg. 14E
T. 0361 - 736747 



Minggu, 15 Desember 2013

KAFE TOPI, NYUH KUNING - UBUD

A crust eaten in peace is better than a banquet partaken in anxiety.
– Aesop


Ubud is always peaceful and suprising… Sooooo many hidden gems up there…likey likey likey!!!

Satu lagi yang baru gue temuin adalah KAFE TOPI, nah, buat masuk ke kafe ini ada 2 cara, lewat toko atau lewat warung lainnya. Seru kan?

Gue sih lebih nyaranin masuk lewat toko aja, karena lebih menyenangkan dan lebih gampang. Lebih menyenangkan karena bisa manjain mata sama tas-tas handmade yang lucu-lucu dan simple yang dijual sama owner-nya. Dan lebih gampang karena ga mesti belok-belok ( eh tapi kalo mau liat toko-toko unik handmade lainnya disarankan lewat pintu masuknya warung sopa).


Kafe ini ga gede,  cuma terdiri dari satu open kitchen, sama dua jejeran tempatd uduk (ada yang lesehan atau kursi) di bawah dua bale bengong style. Gue sih lebih suka yang lesehan, bisa gegoleran soalnya.


Menu yang mungil dan unik (mereka make album foto kecil) udah bikin gue excited. Dan begitu dibuka, modelannya lucu bangetttt … foto makanan yang sangat jujur bakal ngebantu elo lebih gampang buat ngebayangin bentuknya dan tulisan bahasa latin serta hiragana buat judul, keterangan dan harganya.


Pasti bingung deh ngebolak-balik foto-foto itu,  semuanya pengen dipesen. Tapi akhirnya gue membulatkan tekad buat mulai dari SALAD ala KAFE TOPI (23K).  Potongan kecil-kecil tomat, kentang, ketimun yang ditaburin feta cheese dan dihias sama macem-macem lettuce plus homemade dressing dari beet, semuanya saling melengkapi. Porsinya juga cukup besar, cukup banget kalo mau sharing. Tapi kalau makan lo cimit, mereka juga terima lho pesenan setengah porsi.


Jangan lupa buat nyobain minuman special mereka, fruit based ENZYME (15K), that could be mixed with still water or soda water, sumpah…segernyaaaa! Jenis buah-buahannya tergantung yang mereka punya, tapi gue yakin apapun itu pasti cihuy nya sama.



Trus lanjut ke TAKO RICE ala KAFE TOPI (25K) yang seru banget campurannya. Nasi putih, nasi merah dan ketan dicampur jadi satu. Diparutin keju cheddar diatasnya, sebelum ditambahkan potongan tomat, alpukat  dan bawang bombay merah serta romaine lettuce. On top of that all, one big sunny side up. Pinggirin bentar telor ceploknya, aduk semua nasi dan teman-temannya. Dang! Rasa unik dari semuanya bakal menghiasi makan siang lo di bawah rintik hujan dan hembusan angin sepoi-sepoi, seperti biasanya Ubud di akhir tahun.


If they’re not enough to full your tummy. Then you can try they’re  many interesting cakes. Gue sempet bimbang berat antara brownies with coconut  ice cream , rich cheese cake, pumpkin and carrot cake, ubud cheese cake (yang ini pake tape) or caramel nut cake. Semua  kedengeran seru banget kan kayaknya, but wait until you go to the show case and saw them lively. Drooling!

Tapi akhirnya setelah jelalatan dan menimbang-nimbang, gue pilih CARAMEL NUT CAKE (14K). Cookies based dough yang dicampur sama green tea dan tumpukan almond, macadamia, cashew and poppy seed diatas krim karamelnya, bener bener cihuy! It wouldn’t be a regular spongey cake or something fluffy. Butuh sedikit kekuatan buat ngegigit  atau matahin kue ini dengan garpu. But it’s all worth it. Gue bener-bener ga bisa berhenti sampe remah-remahnya bersih. Undoubtedly delicious!



Bosen sama makanan rasa resto? U better come here! This homey and unique taste of Japanese infusion cuisine is waiting to be revealed !!

KAFE TOPI
Jl. Nyuh Kuning No.2, Pengosekan, Ubud
T. 0361 - 8235151





Senin, 09 Desember 2013

THE BISTROT, SEMINYAK

One of the very nicest things about life is the way we must regularly stop whatever it is we are doing and devote our attention to eating - Luciano Pavarotti


Di pojokan jalan kayu aya, ada satu resto yang mencuri perhatian gue setiap lewat sana. Dengan jendela yang super besar, kesan unik dan vintage serasa  menyambut kedatangan setiap tamunya dengan tangan terbuka. Cuma satu masalah gue buat mampir, ga tau mesti dimana parkirnya. Begitu gue dapet kabar kalau bisa valet parking, langsung deh gue bulatkan hati buat dimampirin.

Menarik hati jelas tampilan luar resto ini. Sign board nya juga simple banget, The Bistrot. Masuk ke dalam, suasana unik makin terasa, dengan sofa-sofa bulky yang terlihat sangat nyaman. Naik ke lantai dua, pemandangan jadi jauh lebih menyenangkan, plus toilet-toilet yang cantik dan nyaman (eh tapi jangan sampe kelamaan duduk di dalem ya, cuma ada satu aja soalnya buat masing-masing jenis kelamin).


Menu yang cukup besar ukurannya memang cukup membuat sedikit repot untuk memilih,apalagi menu lunch dan dinner berbeda.  Tetapi tulisan Almond Frappe (55K) langsung mencuri perhatian gue di menu coffees, teas & desserts yang keambil  duluan sama tangan gue, dibandingkan yang lainnya. Dan ternyata emang ga salah pilih deh, rasanya enak dan unik. Perpaduan manisnya, kopinya dan rasa almondnya sangat pas!


Temen gue yang lagi in the mood for fruit langsung pilih Summer Detox (35K) yang  terdiri dari campuran orange, strawberry, grape & peach. Dan kemudian datanglah dia  dengan warnanya yang sangat ceria, rasanya pun sangat segar!


Untuk starter, gue pikir Foie Gras Terrine (115K) sangat cocok untuk membangun mood fine dining yang romantis, apalagi ukurannya yang 70gr kayanya cukup besar buat berdua (kan biar romantis, sepiring berdua, ahayyyy). Dan ternyata  perpaduan foie gras dengan snake skin chutney-nya ciamik bangettt, ditambah dengan roti brioche yang hangat dengan empuk. Hampir ajaaaa lupa berbagi.


Dilanjutkan dengan semangkuk besar Bouillabaise (150K), seafood tomato soup yang ditemani crouton berlapis rouille sauce (campuran  olive oil dengan breadcrumps, onion, garlic, saffron dan chili peppers) yang jarang banget gue temuin di resto lain. Jangan lupa buat naburin parutan parmesan cheese-nya ya,  biar makin cihuy rasanya.


Dan buat penutup, chocolate mousse-nya (55K) jelas ga boleh dilewatin. Enaknya ga kira-kira!! Gue sampe speechless deh buat ngegambariNnya, it’s definitely a must!!!


Jadi kalau pingin makan romantis (entah itu siang dan malam) yang ga perlu mesti reservasi dulu, dateng aja deh kesini.  Walaupun bukan candle light dinner, tapi tetep cihuy!



THE BISTROT
Jl. Kayu Aya, Seminyak

T. 0361-738308

Senin, 11 November 2013

PAPER PLANES, TAMAN GRIYA - JIMBARAN


Off to Paper Planes….whooozzzz.

Ada satu makanan yang suka gue makan semasa gue kecil dan gue kangenin sampe sakarang….nasi minyak! Cuma bokap gue  yang suka masaknya, dan sayangnya dia jarang banget mau bikin itu.

Makanya waktu gue denger ada yang jual nasi minyak di nusa dua, dengan semangat 45 gue samperin. Biarpun gue mesti bangun dari tempat tidur di minggu pagi (menjelang siang). Biarpun gue harus nyetir jauh-jauh ke taman griya (walaupun banyak bilang daerah taman griya itu masih jimbaran, tapi buat gue mah itu udah deket bangettt sama nusa dua). Biarpun susah nyari tempatnya sampe bolak balik 2 kali. Semua buat nasi minyak!

Sebuah rumah yang cukup rindang, dengan beberapa meja vintage di pekarangan. Ah…I got this feeling right! (Dan di malam hari semakin romantis cuy ternyata)


Masih belum banyak makanan yang ditawarkan memang, but it’s more than enough! Sekelompok anak muda negeri jiran (plus 1 anak Indonesia) mencoba mengenalkan makanan khas negara itu. Pilihan yang sangat menyenangkan di saat menjamurnya makanan Itali dan Jepang bertebaran. Tapi buat gue, jelasssss…..nasi minyak! Hahaha

Dimulai dari all time favorite gue, HAINANESE CHICKEN (oily) RICE (30K), yang langsung tandaS dengan sekejap. Semuanya. Kuahnya, sambelnya,nasinya (jelasss) dan ayamnya. Gue yakin seyakin yakinnya, kalau ada yang ga suka sama nasi (minyak) ayam Hainan, kalau nyobanya mulai dari sini pasti jadi suka. Rasanya passss banget semuanya soalnya. Rasa kaldu supnya, rebusan ayamnya, sambelnya, dengan wangi daun coriander yang emang bikin semua makanan jadi rasa asia.


Kalau temen gue milih nasi (minyak) babi. Dan ada pilihan antara CHINESE CRACKLING (35K) dan HONEY ROASTED (35K), all served with oily rice . Tapi kalau ga nisa milih mau yang mana, mereka juga nyediain buat yang mau dua-duanya. Gue tanya enakan yang mana , dan dia ga bisa nentuin mana yang lebih enak. Karena menurut dia dua-duanya enak (doyan sama laper kayanya beti yah).


Dan ternyata, edisi pork dish itu hadir dalam bentuk (homemade) NOODLE & WONTON SOUP (35K). Ishh, makin seneng aja deh tuh temen gue. Dia pesen lagi!


Berhubung gue udah mulai berasa penuh, jadi gue mulai buka halaman menu selanjutnya buat nyari sesuatu yang bisa dicoba tapi ga bikin perut rasanya mau meledak. Pilihan gue jatoh ke roti prata. Ternyata, gue salah kalau mikir pesenan gue ini ga bakalan bikin meledak, soalnya  porsinya cukup gede tuh. Dan karinya…hmmmm…enakkkk. Ga terlalu kental dan ga terlalu india. Gue jadi serasa lagi di jalan alor nih.


Tapi ada yang menarik di mata gue tulisan ROTI TISSUE (18K). Ih, apaan nih?! Belom pernah denger nih gue. Jadi walaupun belom abis roti pratanya, gue pesen juga si roti tissue itu. Sekali lagi, sajian makanannya sangat mengejutkan. Besar. Tapi untungnya karena adonannya dibuat super duper tipis, jadi ga terlalu susah buat ngabisinnya. Apalagi karena ditemenin sama cocolan saus kental manis dan milo bubuk di sampingnya.


Last but not least, ada dessert kembang tahu disini! Ahhhhhh……how I miss that! Nama nya TAU  FOO FAH (15K) disini,dan ada pilihan yang menyenangkan menurut gue. Karena mereka sedia si kembang tahu ini dengan dua macam kuah, rasa jahe dan rasa pandan. Jadi buat yang ga terlalu suka sama jahe, bisa pesen yang pandan. Rasanya lebih light dan sama enaknya.



Buat minuman, banyak banget pilihan yang ga seru disini. Selain TEH TARIK (15K) yang (pasti) jadi signature drinks-nya. (Bisa dibuatin panas/diingin, tergantung cuaca kannnn). Mereka juga nyediain minuman lain yang rasanya ga pernah gue temuin di Bali. Ada RIBENA LONGAN (18K) dan HONEY NESTUM (18K).



Ribena Longan adalah grape jus kemasan yang banyak ditemuin di Malaysia atau Singapore. Tapi sayangnya ga masuk ke Indonesia. Yep, they imported directly. Dan ditambahin dengan buah longan yang bikin rasanya jadi seru.

Sedangkan kalau Honey Nestum itu adalah honey and water yang dicampur sama sereal, dan jangan Tanya rasanya deh….enak bangetttsss.  Mereka pun nyedian pilihan untuk panas/dingin buat minuman ini.

Ga mau makan  tapi cuma mau mimican aja, pilihan MILO DINOSAURS (25K) kayanya cocok banget deh. Segelas besarrrrrr susu Milo dengan bubuk milo dan coco crunch diatasnya. Kalo ga penuh perutnya mah boong deh. Atau mau ngebir aja? Mereka punya SNOW BEER (25K) dari bir bintang yang dibikin super dingin plus chilled glass, begitu dituang, jadinya kaya slush ice gitu busa bir nya. Seru deh.

Atau kalau mau coba yang lebih unik lagi rasanya adalah THREE LAYER TEA (18K). Ini minuman favorit gue! Rasanya mirip sama teh tarik, tapi jadi jauh lebih enak dan ga terlalu manis karena mereka ngeganti susu kental manis nya dengan fresh milk. Yumm…yumm!

Dan berita bagusnya adalah, mereka akan pelan-pelan nambahin menu dengan variant lain, wahhh…jadi ga perlu jauh-jauh ke jalan alor deh ya buat ngerasain cita rasa makanan Malaysia.

But sadly to inform, that  they is closed until Nov 22, 2013 for (late) summer breaks. LOL.
See you on 22 yaa!

PAPER PLANES
Jl.Danau Batur Raya no.22B
Taman Griya, Jimbaran
T. 0812 3831 1818












Rabu, 23 Oktober 2013

BOW, BATUBELIG - SEMINYAK

BOW =  BEND = BACK TO EARTH, whatta nice philosophy…


Itu adalah konsep dari satu resto yang ada di jalan batubelig. Simpel, tapi buat gue punya arti yang sangat dalam. It could be applied  in every kind of thing. Even for a  restaurant concept. Have u ever thought about that?

Dengan pintu yang menyambut dengan senyuman. Dengan wangi makanan yang langsung menguggah selera. Dengan keramahan yang mereka sajikan. Yuks, mari kita coba BOW restaurant.

Yang menarik dari menu disini adalah mereka tidak terpaku pada satu daerah asal makanan saja, mereka justru membawa banyak daerah/negara ke Bali. BOW disini bisa diartikan Best Of World. Mereka menyediakan beberapa makanan yang cukup terkenal dari Perancis (bouillabaisse, sup ikan yang dimakan dengan roti), Brazil (feijoada, sup kacang hitam dengn campuran daging), Spanyol (tortilla, roti pipih yang terbuat dari tepung jagung/terigu yang digiling), Arab (pastille, pie daging), Haiti (grillot, mbuh gue juga ga ngerti itu kayak apa), Mediterania (cous-cous & meze) dan  Amerika (philly steak & bagel). Bikin makin semangat  ga sih buat nyoba.



Untuk makanan pembuka, mereka punya banyak banget yang baru buat gue. Misalnya MEDITERANIAN MEZE (3) PLATTER & PITA BREAD (45K). Kalau mau yang lebih lengkap atau mau sharing rame-rame juga  bisa pesen yang lebih banyak dengan 6 macam assortment (65K).  Seruuu banget penyajiannya. Pita bread yang dipotong segitiga kecil, passs banget deh buat langsung dikasih assortment-nya dan dimasukin ke mulut, hap! Wajib dicobain semuanya :  hummus (buncis tumbuk), tabbouleh (bulgur, peterseli cincang halus, mint, tomat, daun bawang, dengan jus lemon, minyak zaitun dan bumbu), mutabbal/babaganoush (terong yang dihaluskan dan dicampur dengan bumbu), shepherd salad (tomat, ketimun, paprika yang dicampur dengan peterseli/daun mint yang dicincang) dan lain-lain (2 lainnya ga gue kenal soalnya). Trus tinggal diulang deh mana yang elo suka, yaga?


Atau mau nyobain salad aja? Gue suka banget ngeliat tampilan sajian FLOWER GARDEN SALAD-nya (45K). Beda banget deh dari garden salad yang pernah ada. Warnanya pun sangat menarik. Ga salah kayanya gue pesen ini.  Potongan bengkuang, wortel, bit, bermacam-macama slada, serta edible flower di puncaknya, bener-bener bikin penasaran. Setelah dicampur sama dressing-nya, rasanya ternyata semenarik tampilannya. Fresh, crunchy, and exciting.


Tapi berhubung sebelum dikasih menu tadi gue dikasih tau kalau mereka punya special salad of the day-nya adalah artichoke (kuncup bunga spesies thistle) dan green lentil, gue jadi ga bisa nahan penasaran sama yang satu ini juga. Karena setau gue, agak lumayan susah nyari artichoke sama green lentil di Indonesia, Bali khususnya. Dan ternyata pilihan gue ga salah. Salad ini rasanya seru banget dan enakkkkk. Pertama kalinya gue nyobain artichoke (karena biasanya cuma liat/baca aja di majalah atau di internet), dan gue suka banget. 
Rasanya yang unik dan diolah dengan sukses disini, bikin gue jadi jatuh cinta sama yang satu itu.


Masuk ke makanan utama, jelas pilihan-pilihan yang terdengar asing dikuping gue bikin penasaran abis. Jadilah gue pesen FEIJOADA (70K), makanan khas Brazil. Sup kacang hitam yang dicampur sama daging dan dimakan dengan nasi yang sudah ditumis dengan daun parsley plus remahan singkong. Rasanya seruuuu banget. Bener – bener baru buat gue. Dan gue yakin, pasti cocok banget sama lidah orang Indonesia, karena ga jauh beda sama sup brenebon, hihihihi. Tapi karena nasinya beda, dan remahan singkong itu bikin rasa semuanya jadi unik.


Kalau ga pengen yang berat, bisa pesen FISH “Catch of the Day” GRILLED FILLET (85K). Berhubung sekarang lagi musimnya barramundi, jadi deh grilled wild barramundi jadinya (dan menurut ownernya ini jauh lebih enak dari pada yang farmed barramundi). Ga tau bener atau engga, tapi yang pasti pas gue cobain sih rasanya emang enak. Fresh banget tanpa ada bau atau rasa amis sedikitpun. Dan karena di-grilled, maka kulitnya crispy banget. Sebagai sausnya, dibawah ikannya disajikan mushroom and leek cream sauce. Jadi keringanan rasa ikannya dipadu dengan saus yang cukup kental. Satu kata aja deh buat gue, endesss!


Atau mau coba makanan favorite banyak orang disini, COUS-COUS with LAMB STEW. Makan dikit-dikit dan campur pelan-pelan, itu aja deh pesen dari gue. Karena dengan tidak mencampur semuanya jadi satu atau makan cepet-cepet, dijamin deh, elo bisa ngerasain makanan ini jadi tambah lebih enak.


Walaupun gue masih cukup tertarik dengan beberapa pilihan lain di menu, seperti Carribean spicy chicken with habanero and yuzu atau Haitian Grilled Pork  with onions and plantine banana. Tapi sepertinya daya tamping perut udah ga sanggup deh. Apalagi kalau mau nyobain makanan penutup yang cukup menarik hati. Let’s hit the desserts!

BLANC MANGER COCONUT CREOLE SPECIALITY (35K) jadi pilihan gue buat makanan penutup. Antara pudding atau mousse (gue juga agak susah nebaknya) kelapa ini cukup menyenangkan. Rasanya cukup ringan dan ga maghteg, berpadu ideal dengan selai yang agak asam di atasnya. Sekali lagi, ini adalah rasa baru yang pernah gue cobain. Dan cukup seru lho, buat yang bukan penggemar kelapa sekalipun.


Sementara temen gue, karena dia adalah chocoholic, jadi CHOCOLATE SURPRISE (35K) jelas jadi pilihannya. Hadir dengan rombongan chocolate lava cake, chocolate mousse, nougat dan segelas kecil hot spicy chocolate sebagai surprise-nya. If you are a chocolate lover, this is definitely worth to try!



Tapi kalau mau main aman, elo bisa pilih ALMOND ORANGE CAKE (35K) yang pasti semua orang suka. Cake yang lembut dengan taburan almond di atasnya pasti ga mungkin salah rasanya. Who doesn’t like almond on the cake?



Satu lagi yang buat gue cukup menyenangkan adalah, ketersediaan semua makanan enak diatas itu dalam porsi yang lebih kecil. Less portion, Less Price, Order right, No-Food Left.  How thoughtful!

Dan mereka punya menu brunch yang bisa dipesan setiap hari dan sampai jam 6 sore. Karena buat dinner, mereka take out menu sandwiches-nya. Brunch doesn’t have to be only for weekend. Now you can have it on weekdays. Yiayyy!

Buat minumannya, gue sama temen-temen  sepakat nyobain coconut water yang hadir dalam banyak versi. COCO WATER with FRESH ORANGE (25K) or COCO WATER with CARROT APPLE ORANGE (30K). Kalau mau yang beralkohol, sepertinya SIRCOLADA (85K), pina colada edisi sirsak, dan VODKA MADU (25K), versi lain dari arak madu yang ngetop banget seantero pulau bali, cukup menarik untuk dicoba.

Ga perlu mahal-mahal beli tiket pesawat nih kayaknya, karena di BOW elo udah bisa keliling dunia buat nyobain makanan khas nya. Cukup telfon gue dan bayarin! LOL

BOW
Jl. Batubelig No. 11
T. 0812 3918 6865


Sabtu, 19 Oktober 2013

JENDELA HOUSE, UBUD

There is no love sincerer than the love of food “  George Bernard Shaw


Buat gue quotes diatas itu bener-bener ngegambarin kecintaannya owner resto perancis kecil ini terhadap makanan. Jadi ga heran kalau dia all out banget buat bikin resto ini. Dimulai dengan niatnya yang bulat Nicolas Lento ini buat bikin resto dan kemudian dia juga jatuh cinta sama Bali  (Ubud tepatnya) dan viola! He makes the dream come true. Little French in Ubud!


Dengan bangunan yang sangat sesuai dengan judul restonya, JENDELA HOUSE. Elo bisa pilih mau duduk di atas memandang jalan kecil di ubud ataupun atap-atap Pura yang semuanya buat gue enak dipandang. Jendela yang berjejer sebagai pengganti tembok dan dibuka lebar-lebar, pasti bikin mood pengunjung jadi relax dan tenang. Dekorasi yang vintage juga bikin suasana menjadi lebiih nyaman dan mata juga adem.


Disini elo bisa ngerasain masakan authentic Perancis dengan rasa yang cukup ringan di palat. Seperti entrees (makanan pembuka) yang disajikan, SOUPE  A  L’OIGNON GRATINEE (traditional French onion soup with croutons & gratinated emmental cheese, 70K) dan ESCARGOTS DE BOURGOGNE (snails in garlic butter, 65K). Rasa keduanya sangat ringan di mulut. Tidak  meninggalkan rasa bawang bombay ataupun bawang putih yang berlebihan. Dan juga tidak menimbulkan rasa eneg yang kadang timbul karena kentalnya sup atau saus yang disajikan.

Masuk ke plats (makanan utama) pertama, BARRAMUNDI FRAIS  AIOLI ET LEGUMES CROQUANTS (fresh barramudi with crunchy vegetables & garlic mayonnaise, 110K) bener-bener membawa cita rasa baru buat gue. Barramundinya beneran segar banget, karena walaupun cuma dibakar sebentar ga ninggalin bau-bauan amis apapun. Dan garlic mayonnaise nya yang baru sekali itu gue rasain. Kemudian jika mereka dijadikan satu, jadinya super duper yummy! Yang satu  agak plain , yang satu gurih banget dan kemudian mereka menjadi paduan yang sangat harmonis di  mulut kalau makannya bersamaan.


Sementara untuk FILLET MIGNON SAUCE MOUTARDE A L’ANCIENNE – DUO DE PUREES (panned tenderloin with an old fashioned mustard sauce & mashed potato duo, 130K) juga membawa gue ke pengalaman pertama buat ngerasain ubi ungu yang di mashed. Biasanya kan yang paling kita sering temuin tuh mashed potato, atau mashed pumpkin  lah mentok-mentok2nya. Nah disini mereka bikin yang beda, ubi ungu tumbuk. Sekali lagi, rasa plain di mashed potato-nya kalo dimakan bareng sama mashed sweet potato itu berkolaborasi bareng nyiptain rasa yang seru banget. Gue sampe bingung deh gimana jelasinnya. Tapi yang pasti UNIK. Jangan dilupain si daging yang terasa masih chewy walaupun dimasak matang dan saus mustard nya yang old fashioned itu. Whoa…gue sampai bisa ngebayangin kalau itu adalah resep masakan rumahan di Perancis sana. Karena bener-bener simple banget.


Dan buat gourmandises–nya (makanan penutup), ga mungkin ga pesen CRÈME BRULEE (50K) buat dessert klasiknya Perancis. Whoaaaaa…..buat gue ini crème brulee  yang paling gue suka di seantero pulau. Rasa krim nya yang sangat tidak eggy dan juga lapisan caramelnya  yang tidak terlalu manis, cukup crispy serta tidak nempel di gigi, itu bener-bener kenikmatan tiada tara. Diner parfait !!



Tapi kalo elo mau nyobain yang  ga beda jauh sama dessert bali sih coba pesen RIZ AU LAIT A LA VANILLE FACON GRAND MERE (old fashioned vanilla & mascarpone rice pudding, 50K). Mirip-mirip bubur injin tapi beda campuran aja. Worth to try kok.



So, if you are feeling a bit romantic for lunch or dinner, this place is the one.

Sekali-sekali lah ga usah nyari bebek garing di Ubud, ok?!



BON APPETIT !

JENDELA HOUSE
Jl. Sri Wedari, Ubud
T. 0361 - 7141318